Senin, 05 Desember 2011

KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR



KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR

Kedudukan guru mempunyai arti penting dalam pendidikan.arti penting itu bertolak dari tugas dan tanggung jawab guru yang cukup berat untukmencerdaskan anak didiknya.kerangka berpikiryang demikian menghendaki seorang guru melengkapi dirinya dengan berbagai keterampilan yang diharapkandapat dibantu dalam menjalankantugasnya dalam interaksi edukatif.
Keterampilan dasar mengajar adalah keterampilan yang mutlak harus guru punyai dalam hal ini. Dengan pemilihan keterampilan dasar mengajar ini diharapkan guru dapat mengoptimalkan peranannya di sekolah.
Beberapa keterampilan dasar mengajar yang harus dikuasai oleh guru adalah :
A.    Keterampilan bertanya dasar
B.     Keterampilan bertanya lanjut


A.    Keterampilan bertanya dasar

Bagaimanapun tujuan pendidikan,secara universal guru akan selalu menggunakan keterampilan bertanya kepada siswanya. cara bertanya untuk seluruh kelas,untuk kelompok atau untuk individu,memiliki pengaruh yang sangat berarti, tidak hanya pada hasil belajar siswa tetapi juga pada suasana kelasbaik sosial maupun emosional.

Dengan bertanya akan membantu siswa belajar dengan kawannya,membantu siswa lebih sempurna dalam menerima informasiatau dapat mengembangkan keterampilan kognitif tingkat tinggi.Dengan demikian guru tidak hanya akan belajar bagaimana “bertanya’ yang baik dan benar,tetapi juga belajar bagaimana pengaruh bertanya di dalam kelas.

Kelancaran bertanya (fluency) adalah merupakan jumlah pertanyaan yang secara logis dan relevan di ajukan guru kepada siswa di dalam kelas.
Kelancaran bertanya sangat di perlukan bagi guru dalam proses belajar mengajar. komponen yang penting dalam bertanya antara lain harus jelas dan ringkas.

            Menstruktur pertanyaan perlu juga di perhatikan.pertanyaan yang disajikan guru di arahkan dan di tunjukkan pada pelajaran yang memiliki informasi yang relevan dengan materi pelajaran,untuk membantu siswa mencapai tujuan pelajaran yang telah di tetapkan.
           
            Pemberian waktu (pausing) untuk berpikir setelah guru bertanya merupakan faktor yang penting.pemberian waktu ini akan menghasilkan beberapa keuntungan diantaranya siswa yang merespon bertambah,banyak pikiran muncul,siswa mulai berinteraksi antara yang satu dengan yang lainnya,banyak siswa bertanya bertambah atau guru cenderung meningkatkan variasi bertanya.
Bila guru bertanya dan siswa tidak dapat menjawab kemudian pertanyaan tersebut diarahkan kepada siswa lain maka guru tersebut telah melakukan “pindah gilir” dalam bertanya. Pindah gilir maksud nya mengurangi campur tangan guru,mengurangi pembicaraan guru yang tidak perlu dan meningkatkan kemungkinan respon siswa secara langsung terhadap yang lain.
Anggapan belajar adalah berhubungan dengan kesempatan yang diberikan kepada siswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam percakapan di kelas,maka cara mendistribusikan perhatian ataupun pertanyaan adalah hal yang panting.
a.    Tujuan
o   Untuk meningkatkan perhatian dan rasa ingin tahu siswa terhadap satu topik
o   Memfokuskan perhatian pada suatu konsep masalah tertentu
o   Mengembangkan belajar secara aktif
o   Menstimulasi siswa untuk bertanya pada diri sendiri ataupun orang lain
o   Menstruktur suatu tugas sedemikian rupa sehingga siswa akan belajar secara maksimal
o   Mengkomunikasikan kelompok bahwa keterlibatan dalam belajar adalah sangat di harapkan demikian juga partisipasi semua anggota kelompok.
o   Mendiagnosis kesilitan belajar siswa
o   Memberi kesempatan siswa untuk mengasimilasi dan merefleksi informasi
o   Mengembangkan kemampuan berpikir siswa
o   Mengembangkan refleksi dan komentar siswa terhadap respon siswa lain maupun guru
o   Memberi kesempatan siswa  untuk belajar sendiri melalui diskusi
o   Mengungkapkan keinginan yang sebenarnya dari siswa melalui ide dan perasaannya.
b.    Penyusunan kata-kata
Untuk membantu siswa merespon pertanyaan guru , pertanyaan harus di susun dengan kata-kata yang cocok dengan tingkat perkembangan kelompok. Jangan dilupakan perbedaan pembendaharaan kata-kata antara guru dengan siswa atau menganggap rendah tingkat berpikir siswa.
Contoh : apa jasa pangeran di ponegoro terhadap negara kita ?
c.    Struktur
Selama diskusi berlangsung usahakan guru memberi informasi yang relevan dengan tugas siswa baik sesudah maupun sebelum pertanyaan- pertanyaan.
d.   Pemusatan
Ada dua aspek dari komponen pemusatan yaitu :
-          Terhadap ruang lingkup pertanyaan yang luas (terbuka) atau yang sempit contohnya : bagaimana iklim mempengaruhi cara hidup manusia?
-          Pemusatan terhadap jumlah tugas siswa sebagai akibat dari pertanyaan guru contohnya : apa akibat devaluasi terhadap enghasilan pegawai negeri ,petani,dan pedagang ?
e.    Pindah gilir
Bila guru menghendaki tetap ada perhatian penuh dari siswa dan meminta beberapa siswa untuk merespon,guru dapat menggunakan teknik bertanya pindah gilir.setelah mengajukan pertanyaan untuk seluruh anggota kelas kemudian guru dapat meminta salah seorang siswa untuk menjawabnya dengan cara memanggil nama,atau dengan menunjuk,mengangguk atau senyum (pindah gilir nonverbal).
f.     Distribusi
Untuk melibatkan siswa langsung dalam pelajaran,di sarankan mendistribusikan pertanyaan secara random (acak) selama proses belajar mengajarberlangsung.
Pertanyaan menyebar ke seluruh penjuru ruangan dengan memberi pertanyaan tambahan secara langsung. Prosedur pertanyaan tetap yaitu mula-mula ke seluruh anggota kelas kemudian baru menunjuksalah seorang siswa.

g.    Pemberian waktu
Tiap siswa berbeda dalam kecepatan merespon pertanyaan dan berbeda pula tingkat kemampuan berbicar secara jelas.

h.    Hangat dan antusias
kehangatan dan antusias yang di perlihatkan guru terhadap jawaban siswapunya arti penting dalam meningkatkan partisipasi siswa dalam pelajaran. Untuk ini guru dapat mengunakan variasi pemberian penguatan, baik verbal maupun non verbal.

i.      Promting
Promting  adalah cara yang dilakukan guru untuk menuntun siswa memberikan jawaban dengan baik dan benar atas pertanyaan yang guru ajukan. Cara ini biaasa dilakukan :
-          Menyusun kembali kata-kata pertanyaan yang sama dalam  versi yang paralel
-          Menggunakan pertanyaan yang sederhana, relefan dengan pertanyaan pertama
-          Meriview informasi yang diberikan sebelumnya, kadang-kadang dapat membantu untuk siswa dalam memjawab pertanyaan
j.      Pengubahan tuntutan tingkat kognitif
Kebanyakan pertanyaan yang dilakukan guru adalah hanya menanyakan fakta, karna itu masih diperllukan pertanyaan yang menuntut siswa untuk membedakan, menganalisis, dan mengambil keputusan atua menilai informasi yang diterima berhubungn dengan taksonomi informasi yang diterima
k.    Hal-hal yang perlu dihindari
-          Menguangi pertanyaan sendiri
Bila guru mengulangi beberapa pertanyaan yang sama karna siswa tidak menjawab maka proses belajar akan menjadi berkurang
-          Mengulangi jawaban siswa
Ada pendapat yang saling berbeda terhadap pengulangan jawab siswa, satu pihak mengatakan pengulangan jawaban siswa kan menambah atua mempererat hubungan guru siswa, dilain pihak mengatakan hal itu akan memmperlambat proses belajar mengajar, menimbulkan sistem yang tidak perlu dan mengrangi kebebasan memberi komentar terhadap siswa lain
-          Menjawab pertanyaan sendiri
Bila guru serring menjawab pertanyaan sendiri sebelum siswa mempunyai kesempatan untuk menjawab akan mengakibatkan siswa akan frustasi, dan mungkin perhatian siswa akan berkurang atau keluar dari proses belajar mengajar

-          Meminta jawaban serentak
Bila proses belajar mengajar sesuai rencana, dan guru memiliki kesempatan untuk mengevaluasi pencapaian siswa secara individual, dianjurkan untuk tidak menggunakan pertanaan-pertanyaan yang meminta jawaban serentak,  contohnya kamu semua telah mengerjakan



B.     Keterampilan Bertanya Lanjut

Masalah-masalah muncul pada waktu yang akan datang sebaiknya dapat diatasi sesegera mungkin, sebab hal itu akan berpengaruh besar terhadap masyarakat.orang harus dapat mengambil pilihan dan keputusan yang bertanggung jawab terhadap perubahan yang terjadi di masyarakat. Guru harus dapat mengembangkan keterampilan siswa dalam meningkatkan kemampuan berfikir kognitif dan mengevaluasinya.
Ada beberapa keuntungan yang dapat diambil dalam pemberian waktu berfikir pada siswa, diantara lain :
a.       Respon siswa cendrung lebih panjang
b.      Proses belajar mengajar cendrung berubah dari guru sentris ke pembicaraan antar siswa tentang perbedaan respon yang diberikan
c.       Guru punya waktu untuk mendengarkan dan berfikir. Serbuan pertanyaan guru berkurang dan cendrung pertanyaan yang bervariasi bertambah
d.      Siswa yang kurang berpartisipasi berubah menjadi lebih berpartisipasi.

Saling tukar pendapat diantara siswa dan meninkatnya pertanyaan siswa tampa tuntutan dari guru menunjukan pertumbuhan cara berfikir yang bebas dan kedewasaan siswa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar